A. Maksud Komunikasi, Teori Dan Teori Komunikasi

07.32 Edit This 0 Comments »
A.Maksud Komunikasi, Teori Dan Teori Komunikasi
Salah satu persoalan didalam memberi pengertian komunikasi, yakni banyaknya definisi yang telah dibuat oleh para pakar menurut bidang ilmunya masing-masing. Hal ini sisebabkan karena banyaknya disiplin ilmu yang banyak memberi masukan trhadap perkembangan ilmu komunikasi, yang antara lain adalah sebagai berikut:
Istilah komunikasi berpangkal pada perkataan latin communis yang artinya membuat keersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahasa latin communico yang artinya membagi (Cherry dalam stuart, 1983).
Sebuah definisi singkat yang dibuat oleh Harold D Loswell, bahwa cara yang paling tepat untuk menerangkan suatu tindakan komunikasi ialah menjawab pertanyaan “siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui saluran apa, kepada siapa dan apa pengaruhnya”. Atau dengan bahasa lain “who says what in which chanel to whom will what effect”.
Menurut Steven komunikasi terjadi kapan saja suatu organisme memberi reaksi terhadap suatu objek stimuli, apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya. Sebuah definisi yang disampaikan oleh kelompok sarjana komunikasi yang mengkhususkan diri kepada studi komunikasi antar manusia (human communication) bahwa:
Komunikasi adalah suatu transaksi, prosess simbolik yang menghendaki orang-orang mengatur lingkungannya dengan membangun hubungan antar sesame manusia melalui pertukaran informasi untuk menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain serta berusaha mengubah sikap dan tingkah laku itu.
Everrett rogers seorang pakar sosiologi pedesaan, amerika yang telah banyak memberi perhatian pada studi riset komunikasi, khususnya dalam hal penyebaran inovasi membuat definisi bahwa:
“Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka”.
Definisi ini kemudian dikembangkan oleh Rogers dan D Lowrence Kincaid (1981) yang melahirkan definisi baru bahwa komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang paling dalam.
Rogers mencoba mendefinisikan hakikat suatu hubungan dengan suatu pertukaran informasi dengan adanya suatu perubahan sikap dan tingkah laku serta kebersamaan dalam menciptakan saling pengrtian dan orang-orang yang ikut serta dalam proses komunikasi. Dari sekian banyak definisi maka oleh Shannon dan Weaver (1949) dapat digambarkan bahwa komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, baik sengaja ataupun tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal maupun non verbal.
Istilah teori dapat didefinisikan sebagai upaya dalam menjelaskan pengalaman yang bertujuan untuk membuktikan kebenaran serta menjawab atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul akibat adanya keragu-raguan akan sebuah ilmu. Namun adapula yang mendefinisikan bahwa teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. Pendapat lain mengenai definisi teori, dimana teori adalah peta dari kenyataan atau realitas.
Dalam pengembangan kita sering berusaha menerangkan sesuatu yang sulit di mengerti, pada dasarnya tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bias memberi penjelasan guna menghindari kemungkinan untuk tersesat.
Dari kedua definisi antara komunikasi dan teori, maka dapat dirumuskan bahwa definisi teori komunikasi adalah sebuah teori yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi (bagaimana proses komunikasi itu bias berlangsung) dalam kehidupan manusia.


B.Perkembangan Bidang Komunikasi Saat Ini
a.Komunikasi
Pada awalnya system komunikasi masih tradisional dengan mengandalkan burung merpati, asap api, mercusuar ataupun pos berkuda. Ketika dunia telah mengenal mesin cetak, radio, telegraf, maka model komunikasi telah berubah. Begitu pula setelah ada telpon, radio, TV, teleks dan facsimile, masyarakat mulai dapat saling mengakses satu dengan yang lainnya lebih cepat. Singkatnya perkembangan komunikasi adalah kearah peralatan perangkat keras yang membawa lebih banyak lahir media baru, serta terminal-terminal bergerak yang mudah dibawa kemana-mana, produk-produk komunikasi yang canggih seperti internt, telpon video bergerak (HP 3G), menjadi alternative komunikasi masyarakat modern sekarang ini dengan berbagai fasilitas, antara lain yang ada pada telpon video bergerak seperti sms, web, dan mms serta fasilitas lain yang ada yang ada di internet. Sasarannya adalah memungkinkan tranmisi media penyimpanan (suara, grafik, teks, musik, animasi, serta video) dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun.
Penyiaran
Salah satu contohnya adalah penyiaran radio. Dimana metode penyiaran primitive yang digunakan manusia seperti teriakan, papan pengumuman dan tabuhan drum (tifa), kemudian berkembang pada masyasrakat modern saat ini yang berupa surat kabar, majalah radio, TV dan sebagainya. Televisi telah menjadi jenis media penyiaran yang umum dimanfaatkan oleh masyarakat termasuk televisi-televisi kabel.
Jaringan
Saat ini hampir seluruh media masa mengunakan jaringan internet untuk mengakses data. Pemberitaan secara online termasuk membuka media online majalah olnline seperti radio online, tv online dan sebagainya. Bahkan saat ini anak-anak usia sekolah dasar sudah paham dan mengerti mengenal internet Contoh perkembangan yang lain adalah mengenai hand phone (HP). Saat ini hampr seluruh lapisan masayarakat menggunakan HP mulai dari anak-anak usia sekolah dasar sampai kakek-kakek dari orang yang tidak mampu sampai orang kaya dari tukang becak sampai presiden dan lain sebagainya
b. Periklanan dan Medianya
Dunia periklanan Indonesia makin terus berkembang. Belanja iklan yang dilakukan oleh dunia bisnis juga cenderung selalu bertambah dari waktu ke waktu. Meningkatnya belanja iklan tersbeut membuktikan bahwa kalangan industri masih memberikan kepercayaan kepada para pengiklan untuk mempromosikan produkya. Pertumbuhan ini dipacu dengan adanya Poloiferasi media (bertambah nya media dimana pendirian media baru baik media masa cetak maupun elektronik ditambah dibanding ketika orde baru. Pada tahun 1997 di Indonesia tercatat 282 penerbitan jumlah tersebut membengkak pada tahun 2001 yang ditambah menjadi 2033 buah.
Media radio juga mengalami mpeningkatan jumlah yang cukup signifikan sebut saja di kota Kediri sudah terdapat cukup banyak radio yang didirikan baik radio komunitas maupun radio komersial sebagai contoh radio kaka FM STAIN Kediri (Komunitas), radio Arafah FM (Komunitas), radio Wijangsongko FM (Komersil) radio Andika FM (Komersil) dan masih banyak lagi yang lain. Belum lagi radio di daerah luar kediri seperti di Ngajuk, Pare dan lain lain.
Media televisipun juga ikut mendongkrak. Terlebih pemerintah mengeluarkan RUU peyiaran dimana penyiaran dirancang sedemikian rupa dalam system penyiaran baru. Stasiun televisi tidak lagi diperbolehkan melakukan siaran secara nasional kecuali melalui mitra local. Sampai pada tahun 2002 saja sudah terdapat 10 stasiun televisi swasta yang melakukan siaran nasional yaitu TPI, Indosiar dan lain-lain. Bahkan sekarang ini hampir setiap daerah propinsi atau kabupaten memilii stasiun televisi lokal dan ada pula yang lebih dari atau contoh di kota kediri saat ini sudah mempunyai dua stasiun lokal yaitu Dhoho TV dan Kili Suci TV
Munculnya industri media masa baru tersebut membawa efek berupa munculnya kegiatan ekonomi dibidang bidang lain misalnya industri kertas percetakan, tranportasi, production house, even organizer, musik, penari latar termasuk kegiatan periklanan. Dengan semua itu maka iklan telah diakui kekuatannya secara luas oleh masyarakat sebagai suatu yang mampu ikut meggerakkan perekonomian sehingga tetap berjalan.


C.Proses Pembentukan Teori Komunikasi
Teori adalah pilar utama ilmu pengetahuan melalui teotri ilmu komunikasi menjadi terus hidup dan terus berkembang dalam sebuah siklus
Teori menciptakan pertanyaan atau permasalahan tentang suatu realitas. Dan dari suatu permasalahan kemudian memicu terjadinya baerbagai macam ppenelitian atau observasi untuk mencari jawaban dari pertanyaan atau permasalah tersbeut. Hasil observasi atau penelitian pada akhirnya mencetuskan suatu teori. Yang pada nantinya teori ini dapat mengembangkan suatu ilmu itu sendiri. Dibantah digugurkan atau menciptakan keilmuan yang lain
Teori bukan hanya sebagai sebuah penjelasan saja namun juga merupakan sebuah cara pandang bagaimana kita melihat suatu femomena realitas dan bagaimana kita memahami realitas tersebut. Atau dengan kata lain bahwa sebuah teori itu berawal dari keragu-raguan terhadap sebuah ilmu maka timbullah pertanyaan-pertanyaan sehingga untuk membuktikan kebenaran dan menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tersebut maka timbullah sebuah teori baru terhadap sebuah ilmu

D.Korelasi Teori Komunikasi Dengan Kehidupan Peribadi
Seperti apa yang telah tercantum pada Grand Theory (teori besar) Harold Laswell yang berbunyi “ who says what wich channel to whom with what effect” yang memiliki arti siapa yang berkata dengan menggunakan media apa untuk siapa dan memiliki pengaruh yang seperti apa“ dengan teori ini maka korelasi antara teori komunikasi dnegan kehidupan pribadi (saya) dapat dilihat dalam contoh berikut:
Ketika seorang sedang menyakskikan tayangan televisi sebut saja acara reality show di Indosiar yaitu super mama, seleb show dengan tayangan-tayangan yang disajikan itu banyak sekali pesan-pesan yang tersampaikan pada pemirsa baik itu bersifat positif maupun negative sebagai contoh: kata-kata yang disampaikan oleh Ruben sebagai host pendamping dengan kata “Kita,…? Elu aja kali…. Gue Enggak!!!” yang telah tersampaikan lewat media televisi sehingga pesan tersebut diterima oleh pemirsa dan akan berpengaruh dalam kehidupan (tutur bahasa keseharian seorang)
Dari sinilah sangat terlihat bahwa antara teori komunikasi dengan kehidupan pribadi memiliki sebuah keterkaitan dimana teori yang disempurnakan oleh Laswell adalah benar adanya dan sudah terbukti akan kebenarannya serta terjawablah satu pertanyaan mengenai komunikasi
Disini dapat disimpulkam bahwa pesan yang disampaikan oleh seorang komunikator melalui sebuah media. Maka dengan adanya pesan tesebut akan berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari seorang komunikator.

0 komentar: